Apa itu eAG (rata-rata glukosa estimasi)? ▾
eAG adalah HbA1c Anda yang dinyatakan sebagai kadar rata-rata glukosa darah dalam satuan yang dipakai alat ukur glukosa (mg/dL atau mmol/L). eAG diperkenalkan oleh American Diabetes Association agar A1C dapat dibandingkan dengan pembacaan glukosa sehari-hari. Ini adalah estimasi rata-rata selama 2–3 bulan terakhir, bukan pengukuran waktu nyata.
Bagaimana cara mengonversi A1C ke rata-rata glukosa? ▾
Gunakan rumus ADA/ADAG eAG (mg/dL) = 28.7 × A1C − 46.7, dengan A1C dalam persen. Untuk memperoleh mmol/L, bagi hasil mg/dL dengan 18.0182. Misalnya, A1C 7% menjadi 28.7 × 7 − 46.7 = 154.2 mg/dL (sekitar 8.6 mmol/L).
Berapa kadar A1C yang baik? ▾
Rujukan yang sering dikutip menggambarkan A1C di bawah 5.7% sebagai khas orang tanpa diabetes dan kerap menyebut sekitar 7% sebagai target umum yang dibahas untuk banyak orang dewasa dengan diabetes — tetapi ini informasi umum, bukan nasihat. Target A1C yang sebenarnya bersifat individual dan bergantung pada usia, kondisi kesehatan, kehamilan, risiko hipoglikemia, dan faktor lain, sehingga target yang tepat untuk Anda harus ditetapkan bersama dokter Anda.
Apakah eAG sama dengan pembacaan glukosa tusuk jari? ▾
Tidak. Nilai tusuk jari atau CGM adalah glukosa Anda pada satu momen, sedangkan eAG adalah estimasi rata-rata Anda selama 2–3 bulan terakhir yang diturunkan dari A1C. Keduanya diukur secara berbeda, sehingga eAG biasanya tidak cocok dengan pembacaan alat ukur mana pun, dan tidak boleh dipakai sebagai pengganti pemeriksaan glukosa Anda.
Apakah alat ini mendiagnosis diabetes atau menetapkan target? ▾
Tidak. Alat ini hanya mengonversi antara A1C dan rata-rata glukosa estimasi sebagai perhitungan satuan/rumus. Alat ini tidak mendiagnosis kondisi apa pun, tidak menilai apakah suatu nilai normal, dan tidak menetapkan target. Diagnosis dan target A1C harus berasal dari tenaga kesehatan yang mengetahui keseluruhan kondisi Anda.