UnitConv

Seberapa keras itu keras?

Gulir agar makin keras — naiki skala desibel dan rasakan mengapa +10 dB berarti 10× energi.

0dB
Kekerasan
Suara
Ambang pendengaran
Energi
1×
Kenyaringan
1×
Keamanan
Aman

1× energi suara terlemah yang terdengar

Gulir ke atas agar makin keras
0 dBAman

Ambang pendengaran

0 dB bukan keheningan — itu suara terlemah yang bisa dideteksi telinga manusia sehat, tekanan hanya 20 sepersejuta pascal. Setiap desibel di atasnya diukur terhadap ini.

1× energi suara terlemah yang terdengar

10 dBAman

Napas tenang

Napas tenang sekitar 10 dB — sudah sepuluh kali energi ambang pendengaran, tetapi masih hampir tak terdengar oleh telinga.

10× energi suara terlemah yang terdengar

30 dBAman

Bisikan

Bisikan lembut pada jarak 1 meter sekitar 30 dB. Itu seribu kali energi ambang pendengaran, tetapi hanya sekitar delapan kali lebih keras bagimu.

1.000× energi suara terlemah yang terdengar

40 dBAman

Ruang sunyi

Perpustakaan atau kamar tidur yang sunyi sekitar 40 dB — sepuluh ribu kali energi ambang, dan latar yang nyaman untuk berpikir.

10.000× energi suara terlemah yang terdengar

60 dBAman

Percakapan

Percakapan normal pada 1 meter sekitar 60 dB. Itu sudah membawa sejuta kali energi suara terlemah yang bisa kamu dengar — skala logaritmik menyembunyikan seberapa besar dayanya.

1.000.000× energi suara terlemah yang terdengar

80 dBAman

Lalu lintas padat

Lalu lintas jalan yang padat sekitar 80 dB. Pada 85 dB, paparan harian berkepanjangan mulai merusak pendengaran — titik saat keras berhenti tak berbahaya.

1×10⁸× energi suara terlemah yang terdengar

95 dBMerusak seiring waktu

Sepeda motor

Sepeda motor atau mesin pemotong rumput bensin sekitar 95 dB. Pada tingkat ini, paparan aman turun jadi kurang dari satu jam sehari sebelum risiko pendengaran muncul.

3,2×10⁹× energi suara terlemah yang terdengar

110 dBMerusak seiring waktu

Konser rok

Konser rok atau kelab malam bisa mencapai 110 dB — sekitar 30.000 kali energi percakapan normal, dan aman hanya beberapa menit.

1×10¹¹× energi suara terlemah yang terdengar

120 dBMenyakitkan

Ambang nyeri

Sekitar 120 dB — gergaji mesin atau sirene dari dekat — suara mulai terasa menyakitkan secara fisik. Itu satu triliun kali energi ambang pendengaran.

1×10¹²× energi suara terlemah yang terdengar

140 dBKerusakan seketika

Mesin jet

Mesin jet pada 30 meter sekitar 140 dB. Tidak ada waktu paparan aman sama sekali: kerusakan bisa seketika. Setiap +10 dB adalah 10× energi — jet 140 dB adalah 10.000× energi jalan 80 dB.

1×10¹⁴× energi suara terlemah yang terdengar

160 dBKerusakan seketika

Tembakan

Tembakan atau petasan dari jarak dekat memuncak sekitar 160 dB. Satu ledakan tanpa pelindung dapat merusak pendengaran secara permanen dalam sekejap.

1×10¹⁶× energi suara terlemah yang terdengar

172 dBKerusakan seketika

Letusan Krakatau

Letusan Krakatau 1883 tercatat sekitar 172 dB pada jarak sekitar 160 km — mungkin suara terkeras dalam sejarah yang tercatat. Di sumbernya kadang disebut ~310 dB, tetapi saat itu sudah gelombang kejut, bukan suara.

1,6×10¹⁷× energi suara terlemah yang terdengar

194 dBKerusakan seketika

Suara terkeras yang mungkin

Sekitar 194 dB adalah suara tanpa distorsi terkeras yang bisa dibawa atmosfer Bumi di permukaan laut. Dorong lebih kuat dan udara tak bisa lebih sunyi di sisi rendah, jadi gelombang pecah menjadi gelombang kejut bergerak — bukan suara lagi.

2,5×10¹⁹× energi suara terlemah yang terdengar

Kamu mencapai suara terkeras yang bisa dibawa udara Bumi.

Desibel itu menipu. Tampak seperti garis bilangan biasa, padahal logaritmik: setiap +10 dB adalah sepuluh kali lebih banyak energi suara, dan kira-kira dua kali lebih keras bagi telinga. Jadi percakapan 60 dB sudah membawa sejuta kali energi suara terlemah yang bisa kamu dengar, dan sirene 120 dB sejuta kali lebih dari itu. Naiki skalanya, lihat gelombang tumbuh, dan rasakan kekerasannya.

Sumber: tingkat tekanan suara mengikuti referensi akustik standar (dB SPL relatif terhadap 20 µPa). Angka kerusakan pendengaran dan paparan aman mengikuti NIOSH/CDC (batas rekomendasi 85 dBA selama 8 jam, laju tukar 3 dB). Batas 194 dB adalah suara tanpa distorsi terkeras yang mungkin pada 1 atmosfer; Krakatau (1883) tercatat ~172 dB sekitar 160 km jauhnya.

Sematkan alat ini

Sematkan alat ini di situs Anda sendiri secara gratis. Tautan atribusi disertakan.