Discount Comparison
| Discount Rate | Final Price | Savings |
|---|
| 10% | 9,000 | 1,000 |
| 20% | 8,000 | 2,000 |
| 30% | 7,000 | 3,000 |
| 40% | 6,000 | 4,000 |
| 50% | 5,000 | 5,000 |
Apa itu kalkulator diskon?
Kalkulator diskon mengambil harga asli dan persentase diskon lalu langsung menampilkan harga setelah diskon dan berapa yang Anda hemat. Alat ini sempurna untuk obral, kupon, dan cuci gudang, saat Anda ingin tahu berapa yang sebenarnya dibayar sebelum sampai di kasir. Perhatikan pajak: di tempat harga ditampilkan belum termasuk pajak, pajak ditambahkan pada harga yang sudah didiskon, sehingga jumlah akhir melebihi label. Diskon bertumpuk adalah jebakan umum lainnya: 30 persen plus 10 persen ekstra bukan 40 persen, karena persentase dikalikan bukan dijumlahkan, sehingga hasilnya sekitar 37 persen. Alat ini mencegah kesalahan tersebut dan membantu Anda membandingkan penawaran dengan tenang dan cepat.
Cara Menggunakan
1. Masukkan harga asli (harga daftar).
2. Masukkan persentase diskon (%).
3. Hitung untuk melihat harga setelah diskon dan jumlah yang dihemat.
Coba berbagai persentase untuk membandingkan obral atau toko secara berdampingan.
Rumus dan Definisi
Perhitungannya sederhana:
Penghematan = harga asli × diskon (%) ÷ 100
Harga setelah diskon = harga asli − penghematan
Misalnya, barang Rp80.000 dengan diskon 25 persen menghemat Rp20.000 dan menyisakan Rp60.000 untuk dibayar. Untuk diskon bertumpuk, kalikan jangan jumlahkan: 30 persen lalu 10 persen adalah 80.000 × 0,7 × 0,9 = Rp50.400, setara sekitar 37 persen. Jika harga belum termasuk pajak, kalikan hasilnya dengan tarif pajak (misalnya PPN 11 persen) untuk jumlah akhir.
Menafsirkan Hasil
Harga setelah diskon adalah yang benar-benar Anda bayar (belum termasuk pajak di tempat harga belum kena pajak), dan penghematan adalah yang Anda simpan. Penghematan besar bisa menyesatkan jika harga asli sempat dinaikkan sementara, jadi bandingkan dengan harga pasar biasa. Sebagai patokan, setengah harga adalah 50 persen dan sepertiga sekitar 33 persen, tetapi barang kedua setengah harga hanya setara 25 persen secara keseluruhan. Yang terpenting, ingat bahwa diskon bertumpuk tidak dijumlahkan. Di tempat harga belum kena pajak, pajak dikenakan pada jumlah yang sudah didiskon, sehingga tagihan akhir melebihi angka yang ditampilkan. Poin loyalitas mirip diskon, tetapi biasanya dipakai pada pembelian berikutnya, berbeda dari potongan tunai langsung.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah 30 persen plus 10 persen sama dengan 40 persen? ▾
Bukan. Diskon dikalikan, jadi 0,7 × 0,9 = 0,63, yaitu sekitar 37 persen. Persentase diskon tidak bisa begitu saja dijumlahkan.
Bagaimana menangani harga yang belum termasuk pajak? ▾
Terapkan diskon dulu, lalu kalikan dengan tarif pajak (misalnya 11 persen) untuk harga akhir. Alat ini menampilkan jumlah diskon sebelum pajak, sehingga tagihan akhir lebih tinggi sebesar pajak.
Bisakah menghitung tarif diskon dari harga setelah diskon? ▾
Bisa. Tarif diskon = (1 − harga setelah diskon ÷ harga asli) × 100. Misalnya Rp100.000 menjadi Rp75.000 berarti 25 persen.
Apakah poin loyalitas sama dengan diskon? ▾
Mendekati potongan nyata, tetapi poin yang diberikan dipakai pada pembelian berikutnya, berbeda dari diskon tunai yang menurunkan pembayaran saat itu juga.